Pengertian Geografi Tumbuhan

Geografi Tumbuhan adalah ilmu yang mempelajari tumbuhan di seluruh permukaan bumi, mengenai komposisinya, produktivitasnya setempat, dan khususnya mengenai agihannya (Nicholas Polunin, 1990). Geografi Tumbuhan disebut juga Fitogeografi (dari kata Yunani phyton = tumbuhan). Masalah agihan ini harus ditangani secara terpisah-pisah atas dasar jenis-jenis, dan seterusnya. Secara kolektif juga menggarap “himpunan-himpunan”nya sebagai keseluruhan yang merupakan apa yang disebut vegetasi.

Gambar

 

Geografi Tumbuhan adalah studi tentang perbedaan-perbedaan tumbuhan  di wilayah-wilayah penyusun permukaan bumi. Pada akhirnya dapat dipahami bahwa tiap wilayah adalah khas dilihat dari segi tumbuhan. Tumbuhan sendiri mempunyai syarat tumbuh yang berbeda-beda baik kebutuhan suhu, air, mineral, zat hara, cahaya dan jenis tanahnya. Variasi permukaan bumi dalam hal persediaan cahaya matahari mulai dari daerah yang selalu disinari hingga daerah yang hanya  beberapa saat saja memperoleh sinar matahari, atau variasi jenis tanah yang subur di khatulistiwa hingga tanah yang selalu tertutup es di kutub, menyebabkan perbedaan-perbedaan tumbuhan di seluruh permukaan bumi.

Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang menetap, memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa dengan sumber bahan makanan dari gas dan zat cair, melalui bantuan klorofil oleh cahaya. Tumbuhan dipermukaan bumi sebagai objek kajian bagi ahli geografi tumbuhan. Bentuk fisik maupun sifat masyarakat tumbuhan tersebut berbeda-beda menurut besaran lintang, topografi, maupun kedudukannya pada benua. Oleh sebab itu para ahli geografi tumbuhan lebih memusatkan perhatiannya terhadap hubungan tumbuhan dengan tanah, topografi dan iklim untuk mengkaji persebaran, jenis beserta agihan.

Objek kajian geografi tumbuhan adalah tumbuhan tumbuhan yang sifatnya natural dan bukan tumbuhan yang sudah mendapatkan perlakuan khusus atau rekayasa oleh manusia.
Pendekatan yang digunakan dalam kajian dunia tumbuhan adalah bukan  dari segi floristik saja yaitu pendekatan yang hanya berkaitan dengan tumbuhan itu saja, tetapi yang lebih penting adalah pendekatan dari segi struktur yaitu, bagaimana dari tumbuhan yang hidup itu terbentuk, tumbuh, berkembang dan tersebar. Objek dalam geografi tumbuhan adalah untuk memberi pertelaan dan interpretasi sejauh kemampuan tentang segala manifestasi geografi tumbuhan dengan memberikan perhatian khusus pada perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan antara berbagai flora dan vegetasi di seluruh dunia.

Geografi tumbuhan berusaha untuk mengintegrasikan ciri-ciri flora dan vegetasi ini sejauh mungkin atas dasar yang berlaku di seluruh dunia dan ilustrasi memanfaatkan peta-peta sebagai alat utamanya. Secara umum penggolongan tumbuhan yang tersebar dipermukaan bumi lebih didasarkan pada pendekatan struktur. Sebab pendekatan tersebut sesuai dengan tujuan geografi tumbuhan yaitu mengetahui persamaan dan perbedaan fenomena-fenomena dunia tumbuhan berdasarkan faktor kelingkungan maupun kewilayahan dalam konteks keruangan.

 Sumber : diktat geo tumbuhan Gunardo RB,MSi UNY

Iklan

2 thoughts on “Pengertian Geografi Tumbuhan

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

INFO LENGKAP TES TOEFL IBT

Panduan dari Pengalaman

Menjadi Seorang Pendidik Muda

Mari Kita Ukir Senyum Indonesia Tercinta

GriyaTawang

- a personal scribble -

Sahabat Disabilitas

Removing barriers to create an inclusive and accessible society for all

%d blogger menyukai ini: